Hujan, Ketika Hujan Hatiku pun Iba.

8 06 2009

hujan

hujan, hujanlah, turunlah yang banyak

ke bumi Indonesia

karena kami memang gerah dan kepanasan

luar dalam

*

hujan

hujan, hujanlah, turunlah yang banyak

ke tengah kota

karena got kami memang mampat dan bersampah

dimana mana

*

hujan

hujan, hujanlah, turunlah yang banyak

ke pinggiran juga

karena disana sama saja, tak ada yang peduli

sampah masuk kali

*

hujan

hujan, hujanlah, turunlah yang banyak

sirami jiwa kami yang kerontang

yang memilih mematikan aspirasi dan kritikan

rakyatnya sendiri

*

hujan

hujan, hujanlah, turunlah yang banyak

beri pelajaran mereka yang tamak dan jumawa

yang mengizinkan mangrove sirna

di utara Jakarta dan Bandara

*

hujan

hujan, hujanlah, turunlah yang banyak

dinginkan hati dan kepala kami yang saling caci

hanya demi sebuah kursi

yang nanti diganti janji-janji

*

hujan

hujan, hujanlah, turunlah yang banyak

ciptakanlah macet

karena hanya dengan itu kami bisa mengerti

arti waktu dan momentum yang terbuang lagi

*

hujan

hujan, hujanlah, turunlah yang banyak

meski ketika hujan hatiku iba

karena Indonesia masih saja disini

bukan seperti mereka

sudah jauh disana

******

(lapangan banteng, siang yang putih, 8 juni 09)